You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Pasca Dikunjungi Jokowi, Rumah Makan Griya Dahar Mbok Sum Ramai Diburu Pembeli

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin
 
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Mangunan, Bantul pada Jumat (28/9/2018) lalu, ternyata membawa berkah tersendiri bagi pemilik rumah makan Griya Dahar Mbok sum.
 
Pasalnya, setelah menjadi tempat makan siang orang nomor satu di Indonesia, rumah makan yang terletak di jalan Mangunan, cempluk tersebut kini semakin ramai diburu pembeli.
 
Pemilik Griya Dahar Mbok sum, Triati (30), mengatakan, kunjungan presiden Jokowi ke rumah makan miliknya berdampak luar biasa, cukup signifikan. Banyak orang yang tiba-tiba datang hanya karena ingin menapak tilasi kunjungan sang Presiden.
 
Baca: Dinas Pariwisata Kulonprogo Selesaikan Rancangan Penataan Pantai Glagah
 
"Pengaruhnya luar biasa. Banyak pengunjung yang datang nanyain. Kemarin Pak Jokowi makan disini ya. Mereka pada penasaran ingin makan disini juga," kata Triati, saat ditemui tribunjogja.com, Minggu (30/9/2018)
 
Dijelaskan Triati, dampak paling terasa dari kunjungan mantan Wali kota Solo tersebut dapat menaikan citra rumah makan miliknya. Hal itu dibarengi dengan membludaknya para pengunjung yang datang. Bahkan kenaikannya hingga mencapai seratus persen.
 
"Hari ini saja sudah habis 200 potong ayam, sekitar 800 porsi. Hari biasanya cuma 100 ayam," ujar dia.
 
Pantauan Tribun Jogja, pada Minggu (30/9) siang, rumah makan griya dahar mbok sum ramai dikunjungi para pengunjung. Silih berganti pengunjung berdatangan.
 
Bahkan meja tempat makan terlihat penuh. Beberapa gazebo di area luar ruang utama juga tampak ramai telah dibooking pengunjung.
 
"Para pengunjung banyak yang penasaran. Ingin merasakan makan di rumah makan yang pernah dikunjungi Presiden Jokowi," tutur Triati.
 
Griya Dahar Mbok Sum sendiri merupakan rumah makan bergaya Jawa tradisonal, bentuk bangunannya menyerupai Joglo. Makanan khas yang disajikan berupa Thiwul ayam goreng.
 
Rumah makan ini sengaja dikonsep untuk mempopulerkan Thiwul sebagai makanan khas tradisional yang melegenda. Dipadukan dengan ayam goreng, sebagai makanan kekinian, sehingga menjadi cita rasa yang khas.
 
"Kami sengaja memadukan Thiwul dengan Ayam Goreng. Biarpun masyarakat menganggap Thiwul makanan kampung, tapi justru saya anggap ini adalah prestasi, karena bisa mengangkat citra makanan desa. Sampai pak Jokowi saja mau mampir kesini," ungkapnya.
 
Menurut Triati, ketika Jokowi berkunjung untuk bersantap siang, dirinya sempat menyuguhkan Thiwul sebagai makanan khas kampung yang unik. Ia mengaku bersyukur presiden Jokowi berkenan mampir di rumah makan miliknya, sehingga makanan Thiwul yang dulu sempat ditinggalkan, kini mulai diburu pembeli.
 
 
"Dulu istilahnya Thiwul sudah ditinggalkan. Sekarang Alhamdulillah dapat respon luar biasa dari Pak Jokowi," ungkap dia.
 
 
 
Sementara itu, seorang pengunjung, Fembri Prima Rahayu, mengungkapkan, dirinya datang ke rumah makan Griya Dahar Mbok Sum karena tertarik untuk mencicipi. Karena biasanya ayam goreng disajikan dengan nasi, namun di tempat ini makan ayam goreng pakai Thiwul.
 
"Rasanya ternyata enak banget. Apalagi dicocol dengan sambal bawang. Serius enak banget," katanya.
 
Kedatangan Fembri ke rumah makan Mbok Sum juga tidak lepas dari dampak kunjungan Jokowi beberapa waktu lalu. Ia mengaku penasaran, rasa ayam goreng ditempat itu, karena orang nomor satu di Indonesia saja bisa sampai datang.
 
"Saya sebenarnya penasaran. Mengapa Pak Jokowi bisa sampai sini. Saya ingin coba rasanya. Ternyata beneran enak. Perpaduan antara ayam goreng dengan Thiwul, enak banget," tutur dia.(tribunjogja.com)
 
 
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Pasca Dikunjungi Jokowi, Rumah Makan Griya Dahar Mbok Sum Ramai Diburu Pembeli, 
https://jogja.tribunnews.com/2018/09/30/pasca-dikunjungi-jokowi-rumah-makan-griya-dahar-mbok-sum-ramai-diburu-pembeli?page=2.
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Yoseph Hary W

 

 

Kategori Artikel